in Campus Life

Pendataan dan Validasi Realisasi Kartu Jakarta Pintar di SD Negeri Penjaringan 12 Petang dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building bersama Teach For Indonesia

Pendataan dan Validasi Realisasi Kartu Jakarta Pintar di Sekolah Dasar Negeri Penjaringan 12 Petang dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building bersama Teach For Indonesia

 
5871

logobinus

 

 

Kelas                                       : LA03

Kode dan Nama Dosen        : D5690 – Alfensius Alwino, S.Fil; M.Hum

Waktu:                                    : 20 Oktober 2015

Pukul                                       : 13.00 – 16.00

Tim yang Hadir                     : Hadir Semua

Ketua                                      : Elmo Tanu Miharja

Anggota                                  :

  1. David Chua – 1701296454
  2. Kurnia Budiman Yusuf – 1701305105
  3. Yeremia Satria Sugiharto – 1701304550
  4. Arden Juergen Walewangko – 1701368226
  5. Timothy Geole – 1701349391
  6. Felicia Shantio – 1701316355
  7. Rinaldi Sadewo Guizot – 1701303730

Tim yang tidak hadir: 0 (Semua hadir)

 

12358287_10205572346094602_616546027_n

Fotografer: Felicia Shantio
Dari Kiri ke kanan: Arden Juergen Walewangko, David Chua, Elmo Tanu Miharja, Kurnia Budiman Yusuf, Timothy Geole, Rinaldi Sadewo Guizot

Kegiatan pendataan realisasi KJP di SD Negeri Penjaringnan 12 Petang ini adalah kegiatan yang diterapkan dalam mata kuliah di Binus University, CB: Professional Development dalam rangka mahasiswa dapat menerapkan teori-teori yang diajarkan di kelas CB: Professional Development.

Teori yang diterapkan dalam realisasi ini yaitu:

  1. Menerapkan sikap etis dalam pengerjaan suatu tugas.
  2. Berpikir dan bertindak secara kritis dalam tugas dan dapat menyelesai kan masalah-masalah yang ada.
  3. Menunjukkan kepedulian bersama antar mahasiswa dan masyarakat.

Persiapan dilakukan satu minggu sebelum hari keberangkatan (20 Oktober 2015) dengan melakukan koordinasi dengan para anggota tim, melakukan printing lembar data KJP siswa, KJP sekolah dan validasi data sekolah. Lalu kami menyusun metode yang harus diterapkan dalam pemberian validasi data tersebut dikarenakan target kita adalah murid SD yang masih sulit memahami kata-kata dalam validasi.

Metode yang diterapkan yaitu mentoring, dengan membimbing satu per satu siswa untuk mengisi formulir dan menjelaskan setiap pertanyaan ataupun menjawab pertanyaan dari mereka. Untuk menjelaskan pertanyaan dari kuesioner, kami membuat system tiga siswa dibimbing oleh satu pembimbing.

Tanggal 14 Oktober, kami melakukan kunjungan ke sekolah untuk konfirmasi mengenai kedatangan kami ke sekolah, pada saat itu kami tidak bertemu dengan kepala sekolah tetapi PIC / Operator TU yaitu bapak Muhajir Asiori dan kami menentukan waktu kedatangan kami tanggal 20 oktober 2015.

Pada hari tugas, kami sampai disana jam 13.00 dan disambut oleh PIC / Operator TU yaitu bapak Muhajir Asiori dikarenakan kepala sekolah tidak ada di tempat pada hari itu dan langsung diarahkan ke lantai 3 sekolah untuk mengumpulkan para siswa. Pengumpulan para siswa juga dibantu oleh wali kelas yang sedang mengajar saat itu.

Pada saat hari itu, terdapat kendala sedikit mengnenai data siswa yang mendapatkan KJP karena data dari pihak TFI merupakan data tahun 2014 sedangkan di sekolah datanya sudah tahun 2015 jadi ada pergeseran data yang dimana kami mensurvey anak kelas 6 SD (data di TFI kelas 5 SD)

Saya dan Yeremia membantu dalam validasi sekolah serta sisanya membantu siswa dalam validasi data KJP. Kami mengsurvey di depan kelas dikarenakan tidak ada ruang yang tersedia di sekolah dan sudah disediakan meja juga.

Di akhir, kami memberikan form evaluasi kepada pihak sekolah yang membantu mengawasi terutama pihak TU, bapak Muhajir Asiori.

Hal positif yang kami dapatkan dengan menggunakan metode mentoring ini yaitu kami pembimbing dapat mengerti karakteristik siswa dalam mengisi form validasi KJP dan juga menghindari kesalahpahaman dengan siswa.

Hal yang masih kurang baik dengan metode ini yaitu bagaimana kita berkomunikasi dalam membimbing para siswa. Kami merasa kalimat dalam form KJP masih susah untuk diartikan ke dalam Bahasa yang lebih mudah dimenngerti oleh siswa, jadi siswa masih merasa bingung dengan pertanyaan tersebut.

Menurut survey eksternal bedasarkan formulir evaluasi yaitu tim kami sudah hadir tepat waktu sesuai waktu yang dijanjikan sebelumnya, berlaku ramah dan sopan, lengkap menggunakan attribute mahasiswa yaitu almamater dan flazz card Binus. Tim juga sudah menjalankan tugas dengan baik dan hadir di lapangann.

Survey internal kami yaitu seluruh tim sudah melakukan kegiatan dengan baik, dimulai dari dating dengan tepat waktu, ide-ide yang dituangkann dalam penerapan dilapangan, inisiatif tim terutama dalam menghandle pekerjaan dan sikap & cara berbicara baik ke wali kelas, tata usaha dan murid. Masing-masing anggota tim kami sudah menuaikan tugasnya dengan sangat baik.

Kami sudah mengisi laporan data KJP dan data siswa ke dalam google docs.

Total data yang didapatkan: 66 data dari 325 anak (20% data)

Kesimpulan dari hasil survey KJP data siswa yaitu penndaftaran dan pendataan KJP dilakukan di sekolah, pihak sekolah sudah melakukan kunjungan ke setiap rumah para siswa, murid yang mendapatkan KJP sudah tepat sasaran dan sebagian besar murid menggunakan dana KJP untuk keperluan sekolah. Sebagian besar siswa sangat setuju dengan pelaksanaan KJP dan berharap kepada pemerintah agar semakin lebih baik lagi.

Kesimpulan dari hasil survey KJP data sekolah yaitu sekolah sudah melakukan tugas dengan baik dan professional serta tidak ada penyelewengan dana. Sekolah juga mengurus KJP dengan sangat serius agar tepat sasaran (dengan cara datang ke rumah siswa dan mewawancarainya)

Tujuan dari pelaksanaan tugas CB ini yaitu agar kami para Binusian dapat menjadi professional dalam menjalankan tugas apapun serta bertindak secara etis dan kritis dalam menjalankannya.

Perbaikan yang akan kami lakukan untuk tugas-tugas selanjutnya yaitu untuk lebih kritis, percaya diri dan meminimalisir kesalahan-kesalahan yang terjadi, baik selama masa koordinasi dalam tim maupun di lapangan.

image

Hasil Monitoring KJP:

Seluruh data KJP Siswa sudah diinput ke google docs dan sudah dilakukan pengecekan data nya. Kesimpulan yang dapat kami ambil untuk kegiatan KJP yaitu:

Mayoritas siswa menginginjkan KJP lebih baik lagi dan juga KJP sudah tepat sasaran di sekolah SD Penjaringan 12 Petang. Pihak sekolah juga cukup serius dalam menangani KJP untuk siswa kurang mampu dengan sosialisasi KJP, wali kelas yang kooperatif.

Kesimpulan dari pelaksaan kegiatan KJP ini yaitu, kami mengetahui bagaimana KJP bekerja dan dibagikan di sekolah yang dimana KJP merupakan fasilitas Pemerintah DKI Jakarta untuk bidang pendidikan yang ditujukan kepada rakyay kurang mampu. Kami juga mengetahui apakah KJP sudah tepat sasaran / tidak dan melakukan pendataan secara benar, tepat dan efektif.

Yang akan kami lakukan selanjutnya untuk pertemuan yang akan mendatang yaitu memperbaiki sikap dan tindakan kami agar pendataan lebih efektif dan tepat.

Jumlah Siswa: 66 Siswa (Kelas 6 dan Kelas 5)

Evaluasi

SD_1SD_2

KJP Sekolah:

IMG_8508IMG_8509IMG_8510IMG_8511

 

 

 

 

Write a Comment

Comment