in Cuap-Cuap, Curahan Maba, Kata si Elmo

It’s Me.. #1 The Past

The_past

I think i need a darker background on this

Kalau dulu sekolah mungkin sama dengan sekolah SD lainnya ya. Kelas 1 sampai kelas 6 ketemu anak yang sama. Dia lagi, bahkan gak pernah tau mengenai kelas lain. Gue di kelas 1A sampai 6A sampai-sampai kalau dibilang pada waktu itu yang namanya terminologi sosialisasi itu, mungkin cuman bisa gue temukan di kamus Bahasa Indonesia yang tebelnya bukan main (thanks, now it’s in my pocket). Kelas 1A sampai 3A gue berjalan biasa aja sih, dan 1 hal yang gue paling inget waktu itu adalah gak sukanya gue sama Mandarin (not the Mandarin in Iron Man 3 Movies). Bahasa Mandarin yang bagi gue hell man it’s complex, i will go with english one. Waktu itu yang namanya Piket ada hukumannya gitu. Ah ya sudahlah gue juga lupa-lupa ingat. Kalau pelajaran lain gue dapet bagus, cuman 1 pelajaran yang hancur lebur lebih hancur dari sehancur-hancurnya pelajaran-pelajaran waktu itu and it’s Mandarin. Makanya sekarang gue gak ngerti dan cuman ngerti “Ni Hao ?” Hahahahaha.

Kelas 4 SD. Sebut saja teman gue.. apa yang enak ya dari karakter Dota? Let’s say she’s Death Prophet. Jaman segitu itu lagi rame juga sinetron di TV dan gue di rumah doyannya main game dan gue masih merajai Crash Bandicoot. She had crush with me. Pada saat itu gue polos (ini beneran polos beneran oi) dan gue gak tau apa-apa. She’s act like in that eletronic cinema (sinetron :P). Karena gue gak tau cuman iya hooh iya hooh sampai kelas 6 and it’s end. It’s not end really well because i don’t remember it. Actually she’s a nice girl.

Dari dia yang gue inget emang bener baik ke gue dan gue juga waktu itu kan gak ngerti kenapa baik ke gue ampe segitunya. It’s such a memories. Si Death Prophet ini juga emang orangnya asik di ajak ngomong tapi sayang aku masih sangat polos >_< (hoek)

Kelas 5 dan 6 SD itu biasa aja dan gue udah megang hape. Mustinya gue ada foto-fotonya cuman beberapa hilang (at least gue masih punya foto perpisahan SD). Waktu itu masih se alay-alaynya dan game online yang lagi rame kalau gak salah ayodance (bener gak sih? 2006-2007 an?) Jadi sekolah emang ada dua ya, cabang di SONO dan cabang di SINI. Berhubung gue di SINI jadi seolah-olah “Let’s make a war, we are better, whatever.” Karena waktu itu pemikirannya masih jangka pendek.

Ngomongin masalah keahlian. Gue terpanggil ke powerpoint. Look ! Powerpoint 2003 ! Punya animasi yang bagus ! Look ! Macromedia Flash… I can animate something ! Then i love animation dan gue jadi manusia komputer. Ketika yang lain lagi asik main basket, futsal, gue lagi asik membobol membuat animasi. Such a good day.

Waktu SD, buku PLKJ atau apalah gue udah lupa banget mungkin sekarang bukunya udah jadi buku lagi, pokoknya isinya game-game offline dengan real-physics. Kapan lagi lu main game offline, high definition, tidak perlu listrik. BENTENGAN ! You know it lah. Bagi gue bentengan itu mungkin dasar dari game-game kayak Age Of Empire, DotA dan sejenisnya.

Lemme explain about Bentengan. Bentengan atau Defense Your Goddamn Tower (mau tiang bendera kek, pintu kek, apalah pokoknya object yang berdiri kokoh bisa di peluk atau di cium) yaitu game yang mempertahankan agar musuh tidak menyentuh apalagi mencium elu benteng elu itu. Tim di bagi 2 (mungkin bisa 4 atau 7 atau 1 orang 1 benteng). Kubu Radiance dan Kubu Dire. Biasanya up to 10 person atau 1 kelas versus 1 kelas tapi impossible. Rulenya gampang, kalau misal gue ceritanya jadi Sven mempertahankan perbatasan agar si musuh atau gue nya sendiri gak bisa masuk ke daerahnya. Kalau misalkan masuk gue harus mengejar itu musuh sampe dapet (mau di peluk atau di cium boleh) lalu dia di tahan di benteng kita. Simple as that. Cara biar temen kita lepas gimana yang di tahan? Gampar aja tangannya, terus kabur. Kenapa kabur, karena elo berada di zona musuh.

Misal di perbatasan daerah ada hero dari Dire masuk ke Radiance, maka Radiance punya hak untuk mengejar mereka dan menculiknya. Cara membebaskannya salah satu atau salah tiga dari Dire harus masuk ke daerah Radiance dan ngegampar tangan mereka terus mereka harus kabur dulu balik ke area Dire. Menangnya kalau tidak salah nih yah, kalau semua dari Dire sudah nyentuh bentengnya si Radiance (Ingat! Ketangkap bukan berarti lu nyentuh bentengnya). Gampang kan, selain lu olah raga, lu keringetan, lu bisa di liat cewek-cewek kalau lu larinya kayak Windranger. Kadang ada juga yang Rampage, sekali kena semuanya.

MASALAHNYA, Bentengan ini sempat di mainkan pas SMA, but later i’ll tell you 🙂 This is even more terrifying. Yep, nothing special ya di Sekolah Dasar. Perjalanan gue yang bakal menceritakan dan memberi gue arti dari “This is Love, Friendship, Enemy, Swag, Trust and Shit”.

Write a Comment

Comment

Webmentions

  • It’s Me.. #2 Another Past That I Could Never Forget | Blognya si Elmo

    […] Baca Part 1 nya di sini ! […]